Bahaya lain yang mengintai pengguna WA GB adalah risiko diblokir karena perusahaan WhatsAPP Inc. bakal menindak tegas pengguna aplikasi bodong dengan memblokir akun, mulai dari sementara sampai permanen.
CEO Whatsapp, Will Cathcart sudah mengingatkan para pengguna agar tidak memakai aplikasi modifikasi (MOD) atau pihak ketiga lantaran berisiko program jahat alias malware. Aplikasi pihak ketiga ini pun bakal jadi sasaran pemblokiran.
Baca Juga:
Selangkah Lagi, TikTok Bakal Dilarang di AS
"Pengingat kepada pengguna @WhatsApp bahwa mengunduh versi WhatsApp palsu atau yang dimodifikasi bukanlah ide yang baik," ujar Catchcart dalam sebuah utas di akun Twitter pribadinya, Selasa (12/7).
Menurut dia, WhatsApp versi MOD memang terdengar tidak bahaya, tetapi bisa berisiko pelanggaran privasi dan jaminan keamanan.
Di samping itu, pihak WhatsApp mengklaim akan terus mendeteksi dan memblokir aplikasi semacam WhatsApp GB di masa mendatang.
Baca Juga:
Whatsapp Luncurkan Fitur Baru, Bisa Transkip Pesan Suara
"Kami tentu saja akan melanjutkan upaya kami untuk mendeteksi dan memblokir aplikasi semacam ini di masa mendatang," cetus dia.
"Kami juga mengambil tindakan penegakan hukum terhadap HeyMods untuk menghentikan bahaya di masa depan, dan selanjutnya akan mengeksplorasi opsi hukum untuk meminta pertanggungjawaban HeyMods dan pihak lain seperti mereka," lanjut dia. [jat]