Konsumen.WahanaNews.co, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melatih duta literasi keuangan yang berasal dari kalangan Chief Financial Officer (CFO) sebagai upaya untuk memperluas jangkauan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) ke seluruh masyarakat Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Selasa (21/1/2025), mengatakan bahwa para CFO diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan OJK dalam menyampaikan kembali materi literasi keuangan.
Baca Juga:
OJK Terima 88 Pengaduan Konsumen Terkait Masalah Imbal Hasil KoinP2P hingga Desember 2024
“Literasi keuangan ini dibutuhkan untuk menjaga stabilitas, baik itu individu masyarakat maupun ekonomi secara nasional. Penting bagi masyarakat untuk memahami cara kerja sistem keuangan dan cara mengelola uang dengan bijak,” kata Kiki.
Selain itu, ia juga berharap para CFO dapat memastikan karyawan dan keluarganya serta lingkungan di sekitarnya memiliki pemahaman pengelolaan keuangan yang baik dan terhindar dari berbagai modus penipuan dan penawaran aktivitas keuangan ilegal.
Friderica, atau akrab disapa Kiki, juga mengingatkan bahwa saat ini peningkatan literasi keuangan dan pelindungan konsumen telah menjadi gerakan global dan dibahas di berbagai forum internasional.
Baca Juga:
OJK Ungkap 88 Pengaduan Konsumen Terkait KoinP2P, Ini Masalah Utamanya
President CFO Club Indonesia Yuanita Rohali mengapresiasi OJK atas dukungan dan komitmen yang luar biasa dalam memperluas edukasi keuangan di Indonesia, termasuk dengan melibatkan peran CFO.
Melalui program pelatihan atau training of trainer (ToT), para CFO dan direktur keuangan yang hadir akan dilatih dan dipersiapkan untuk menjadi duta literasi keuangan untuk menjadi jembatan yang menghubungkan edukasi keuangan dengan berbagai lapisan masyarakat agar dapat memahami pengelolaan keuangan yang lebih baik dan mencegah dalam berbagai aktivitas keuangan ilegal.
Yuanita mengajak seluruh CFO dan direktur keuangan untuk mengintegrasikan program literasi keuangan ke dalam kegiatan dan program di perusahaan masing-masing.