Dalam kesimpulan, transportasi publik konsumen menempatkan pengguna dalam posisi sentral dalam pembentukan dan pengembangan sistem transportasi publik.
Dengan memperhatikan kebutuhan, preferensi, dan umpan balik konsumen, pemerintah, badan pengelola transportasi, dan operator layanan dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih inklusif, ramah lingkungan, dan efisien bagi semua.
Baca Juga:
Provinsi Bali Terima Hibah 10 Bus Listrik dari Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan
[Redaktur: Amanda Zubehor]