Walinki.id | Dalam kehidupan sehari-hari makanan dan minuman kemasan plastik sedikit sulit untuk dibatasi penggunaannya.
Buktinya, kemasan plastik masih sering digunakan di berbagai produk, seperti wadah makanan, botol minuman, hingga produk-produk untuk bayi.
Baca Juga:
Hadiri Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yonif 125/Si’mbisa,Bupati Karo:Perkuat Kerja Sama dan Kebersamaan Demi kemajuan
Banyak kemasan plastik yang masih ditemukan mengandung BPA sehingga akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan.
Namun sebenarnya, apa itu BPA dalam kemasan plastik dan efek buruknya untuk kesehatan?
Dilansir dari Healthline, BPA adalah bahan kimia industri yang sering digunakan untuk memproduksi plastik serta produk komersial.
Baca Juga:
94 Calon Jemaah Haji Asal Sumedang Kloter 29 KJT Bertolak dari Asrama Embarkasi Indramayu Menuju BIJB Kertajati
BPA sendiri merupakan singkatan dari Bisphenol A yang sudah lama digunakan di industri kimia sejak tahun 1950-an.
Dilansir dari Mayo Clinic, BPA banyak ditemukan di dalam plastik polikarbonat dan resin epoxy.
Kandungan plastik polikarbonat sering ditemukan di dalam produk makanan dan minuman, seperti botol plastik.