Ketika LDL atau kolesterol buruk berhasil diturunkan, maka kadar kolesterol secara keseluruhan akan lebih mudah untuk menurun. Selain menurunkan kadar LDL, meningkatkan kadar HDL juga bisa dilakukan untuk membantu menekan efek buruk dari simpanan kolesterol dalam tubuh.
Memperbanyak makanan tinggi serat seperti oatmeal menjadi yang dinilai punya efekivitas tinggi untuk mengendalikannya. Serat larut yang dikonsumsi juga akan mengikat kolesterol buruk keluar dari dalam tubuh.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
4. Tidak berdampak pada kolesterol baik
Saat menyerap kolesterol dan membawanya keluar, oatmeal berbeda dengan makanan tinggi serat lainnya. Beberapa asupan makanan bekerja menurunkan kadar kolesterol buruk dengan cara meningkatkan kadar kolesterol baik.
Tetapi pada oatmeal, kolesterol baik tidak akan terpengaruh saat kolesterol buruk diserap. Oatmeal hanya akan menyerap kolesterol buruk, mengikatnya, dan membantu mengeluarkan melalui saluran pencernaan.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Kolesterol baik akan tetap berada pada jumlah sesungguhnya, tidak akan menurun, dan tidak akan meningkat. Hal ini yang kemudian membuat para pakar kesehatan menyarankan konsumsi oatmeal untuk mengendalikan kolesterol karena hanya fokus dengan kadar kolesterol buruk saja. [JP]