Konsumen Indonesia cenderung masih belum memiliki perencanaan yang baik dalam berbelanja.
Itulah mengapa tingkat impulse buying alias membeli produk langsung di supermarket tanpa ada rencana, terbilang masih tinggi di Indonesia.
Baca Juga:
Stok Beras Nasional Capai 3,3 Juta Ton, Bulog Siap Hadapi Lonjakan Kebutuhan 2026
Namun seiring dengan waktu, karakter ini semakin melemah lalu karakter yang sebaliknya akan terbangun.
Dengan kata lain, konsumen Indonesia semakin lebih banyak menggunakan pola pembelian terencana.
3. Cenderung Berkelompok dan Suka Berkumpul
Baca Juga:
Kemenpora dan BRI Dorong Atlet SEA Games 2025 Kelola Bonus secara Bijak
Karakter cenderung berkelompok dan suka berkumpul merupakan satu dari 10 karakter konsumen Indonesia.
Saat berkelompok dan berkumpul atau tepatnya bersosialisasi, maka akan timbul pembicaraan.
Yang mana dalam pembicaraan tersebut akan menimbulkan efek words of mouth yang memungkinkan adanya konsumen baru dari konsumen sebelumnya.