Konsumen Indonesia cenderung masih belum memiliki perencanaan yang baik dalam berbelanja.
Itulah mengapa tingkat impulse buying alias membeli produk langsung di supermarket tanpa ada rencana, terbilang masih tinggi di Indonesia.
Baca Juga:
LA Galaxy Resmi Datangkan Sergi Roberto hingga Musim 2028
Namun seiring dengan waktu, karakter ini semakin melemah lalu karakter yang sebaliknya akan terbangun.
Dengan kata lain, konsumen Indonesia semakin lebih banyak menggunakan pola pembelian terencana.
3. Cenderung Berkelompok dan Suka Berkumpul
Baca Juga:
Sambut HUT RI ke-81, Kelurahan Kuta Gambir Gelar Pertandingan Antar Lingkungan
Karakter cenderung berkelompok dan suka berkumpul merupakan satu dari 10 karakter konsumen Indonesia.
Saat berkelompok dan berkumpul atau tepatnya bersosialisasi, maka akan timbul pembicaraan.
Yang mana dalam pembicaraan tersebut akan menimbulkan efek words of mouth yang memungkinkan adanya konsumen baru dari konsumen sebelumnya.