WALINKI.ID | Mengecat rambut menjadi hal biasa yang kerap dilakukan orang-orang. Mulai dari cat warna gelap, terang, hingga warna-warni yang bisa menonjolkan kesan berani.
Umumnya, cat rambut dilakukan orang dewasa. Tetapi tidak sedikit juga balita, anak-anak, dan remaja yang masih di bawah umur mengecat rambut dengan warna-warna terang.
Baca Juga:
Lewat Edukasi dan Kolaborasi, IDAI Serukan Waspada Penyakit Jantung Reumatik Sejak Dini
Bahkan jika dilihat hampir semua anak-anak dan remaja yang datang ke Citayam Fashion Week di Sudirman, mewarnai rambut mereka dengan warna-warna yang cukup terang.
Bagaimana sebenarnya cat rambut untuk anak ini jika dilihat dari sisi kesehatan. Apakah ada bahaya cat rambut untuk anak?
Bahaya cat rambut untuk anak
Baca Juga:
Menteri PPPA Turun Langsung ke SMAN 72 Jakarta, Tekankan Pemulihan Trauma Anak Pascaledakan
Dokter spesialis anak yang aktif melayani pasien di RS Anggrek Mas Jakarta dan RS Hermina Jatinegara, Angga Wirahmadi mengatakan cat rambut anak memang berbahaya. Apalagi jika anak tersebut masih berusia di bawah 10 atau bahkan lima tahun.
"Iya (bahaya), mengecat rambut hanya karena ikut-ikutan tren lebih banyak risikonya dibanding manfaatnya," kata Angga saat dihubungi, Kamis (28/7).
Anak-anak kata Angga memang sensitif terhadap bahan kimia, dan cat rambut juga mengandung berbagai jenis bahan kimia.