Martabat.WahanaNews.co | Maman Imanulhaq, Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menghadiri panggilan pihaknya.
Maman berkata Dudung perlu menjelaskan video viral yang memperlihatkan dirinya memerintahkan prajurit TNI mengecam anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon.
Baca Juga:
TNI AD Dorong Penyediaan Air Bersih, KSAD Ungkap 27 Juta Warga Masih Terdampak
"Mitra pun harus juga melakukan introspeksi diri. Tidak boleh tidak datang, tidak boleh juga anggap remeh DPR," kata Maman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (15/9).
Maman meminta Dudung untuk terbuka ke DPR karena video yang viral di media sosial itu telah dinilai menyerang sampai berpotensi untuk menciptakan konflik antara DPR dan TNI.
"Republik ini tidak perlu dibangun atas asumsi kebohongan, hoaks atau dugaan-dugaan, kita buka aja di publik," ujar politikus PKB itu.
Baca Juga:
KSAD Akan Bangun Jembatan Aramco Upaya Percepat Pemulihan Akses di Sumatera
Sebelumnya, Dudung mengaku tidak masalah apabila dipanggil ke MKD DPR. Ia mengaku siap memenuhi panggilan MKD kapan pun.
"Mau di panggil MKD juga saya enggak ada masalah, kapan," kata Dudung, dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (15/9).
Namun, Dudung mengaku belum menerima surat panggilan dari MKD. Jenderal bintang empat itu menyebut TNI AD sudah memaafkan Effendi Simbolon.