Konsumen.WahanaNews.co | Pengamat politik sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network Hasan Nasbi berpendapat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Berdasarkan hitung-hitungannya, Anies tidak memiliki peluang untuk maju sebagai capres.
"Kita melakukan pendekatan matematika sederhana saja. Dari pendekatan sederhana saja, dari semua sisi, Anies Baswedan enggak bakal maju menjadi capres," kata Hasan dalam diskusi yang digelar Total Politik di Jakarta, Minggu (17/7).
Baca Juga:
Minta Data, Kemenhut Pertanyakan Klaim Anies soal 97 Persen Deforestasi Legal
Menurut Hasan, Anies lebih berpeluang menjadi cawapres di 2024. Ia menilai kesempatan itu bisa datang dari salah satu poros koalisi.
"Tapi untuk menjadi cawapres, menurut saya, sangat terbuka untuk ditawarkan ke salah satu poros koalisi," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, politikus Partai NasDem Zulfan Lindan menyampaikan politik menuju Pilpres 2024 masih dinamis. Menurutnya, belum tentu Anies tidak mendapatkan dukungan untuk maju capres.
Baca Juga:
Gerakan Rakyat Umumkan Pembentukan Partai dan Usung Anies Baswedan
"Jadi kalau bicara Anies tidak mungkin mendapat dukungan menuju capres, itu juga belum pasti. Kan enggak ada juga yang sudah pasti. Ini politik kok," kata Zulfan.
Ia mencontohkan, tidak ada pihak yang mengira Jusuf Kalla (JK) akan menjadi cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pilpres 2004, mengingat JK menang dalam konvensi capres Partai Golkar.
Selain itu, menurut Zulfan, tidak ada yang menyangka Boediono akan mendampingi SBY di Pilpres 2009.