"Ini jaug lebih besar daripada rasio kompresi zip rata-rata yang dapat dieksekusi sebesar 47%. Untuk mencapai kompresi rasio yang tinggi, executable kemungkinan berisi padding yang sangat mudah dikompresi," sambungnya.
Meski website Windows 11 yang digunakan untuk mendistribusikan malware saat ini sudah tumbang, hacker masih bisa membuat domain baru dan memulai lagi kampanye serangannya.
Baca Juga:
Awas! Malware Baru Menyebar Lewat WhatsApp, Sekali Klik Bisa Kuasai Perangkat
Untuk mengatasi serangan malware dari installer palsu seperti ini, HP menyarankan pengguna untuk mengunduh software dari website dan sumber yang terpercaya. [JP]