ABS terus menunduk dan menjawab bahwa dirinya khilaf. Saat korban terbakar, ABS sempat menembaknya dengan senapan angin di dada sebelah kiri.
Sementara itu LS, mengaku dirinya adalah orang yang menyiram korban dengan bensin di ember yang dibawanya.
Baca Juga:
Suap ke Ade Yasin dari Pihak Swasta Diduga Melalui Ajudan
Kemudian, tersangka SS menyulut api dari bagian belakang tubuh korban hingga terbakar. Ketika ditanya siapa yang menyuruhnya membakar, dia tidak tahu siapa yang menyuruhnya.
Namun saat itu dia mendengar suara agar korban dibakar.
"Ada yang nyuruh membakar, bakar-bakar aja gitu. Tapi saya tak tahu siapa yang bilang," kata LS.
Baca Juga:
Ingin Kuasai Harta, Pria di Dairi Tega Bunuh Nenek Kandung
Selain ABS dan LS, tersangka lain berinisial PS mengaku dirinya adalah salah satu orang yang melempari korban dengan batu.
Batu-batu yang diamankan oleh polisi, paling kecil berukuran kepalan tangan orang dewasa. Pelaku mengaku melempari korban dari jarak 1 meter setelah api yang membakar korban sudah mulai padam.
"(kenapa dilempar batu) karena dia masih berdiri pak. Api saat itu sudah padam. Dua kali saya lempar pakai batu," katanya.