Dikabarkan oleh CNNIndonesia TV, Maret lalu, sejumlah masyarakat Merauke, Papua mengaku kesulitan mengakses layanan internet. Mereka terpaksa menumpang fasilitas Wi-Fi hotel untuk mengakses internet.
Seorang pelajar Papua, Rizky yang hendak mendaftar perguruan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB) misalnya. Ia harus menggunakan jaringan internet milik Swiss Bel hotel Merauke, dengan membayar uang sebesar Rp 75 ribu.
Baca Juga:
Diskominfo Kalsel Pastikan Perkuat Sinyal untuk Jamaah Haul Guru Sekumpul
"Ini hari terakhir, daftarnya di IPB, jaringannya susah masuk nih, sudah sempat daftar sebelumnya. Voucernya beli Rp 75 ribu untuk dua jam," ujar Rizky, dikutip dari CNNIndonesia TV.
Dia sebelumnya mengaku harus berkeliling mencari wilayah yang memiliki akses jaringan internet yang lebih maksimal, lantaran kesulitan mendaftar secara online ke perguruan tinggi.
Layanan internet di wilayah Merauke, Papua terganggu selama tiga pekan terakhir, terhitung sejak Minggu (27/3). Layanan internet putus dikabarkan karena jaringan kabel optik yang putus di perairan Merauke, dengan kedalaman 50 meter.
Baca Juga:
Optimalkan Layanan dengan DIOC, Indosat Pastikan Libur Nataru Sinyal Aman dan Makin Menyala
Beberapa lokasi seperti di halaman PT Telkom, pelataran Bandara Mopah Merauke dan Swiss Belhotel menjadi tempat warga untuk berburu jaringan internet. [tum]