Keresahan yang sama juga diungkapkan Ismail Fajrie Alatas, suami Tsamara. Ia juga mengutip cuitan yang sama dengan Tsamara melalui akun Twitter @ifalatas.
Ismail menilai cuitan akun itu sebagai pernyataan rasialisme. Ia pun menyebut pembuat cuitan sebagai seorang fasis.
Baca Juga:
PSI Gaspol di Muara Enim, Rombak Total Mesin Politik Bidik 2029
"Hal terbaru dalam rentetan ujaran kebencian rasis yang ditujukan kepada @TsamaraDKI dan saya (alias suaminya juga berotak licik) dari seorang fasis yang katanya 'nasionalis'," cuit Ismail.
Sebelumnya, Tsamara Amany memutuskan undur diri dari PSI. Ia meninggalkan jabatan Ketua DPP PSI yang ia emban sejak lima tahun lalu.
Tsamara berkata tak akan pindah ke partai politik lain. Dia hanya ingin mencoba berjuang melalui saluran selain partai politik.
Baca Juga:
Parliamentary Threshold Dinilai Tak Efektif, PSI Ajukan Konsep Baru
Keputusan Tsamara itu diwarnai serangan dari sejumlah lawan politiknyya. Ada pihak-pihak yang menuding Tsamara keluar dari PSI karena suaminya mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [tum]