Setelah JPU membacakan dakwaan, Hakim Ketua meminta pendapat dari kuasa hukum masing masing terdakwa.
Pada kesempatan itu, kuasa hukum Yudi, Marihot F Sinaga, mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa.
Baca Juga:
Dua Tahap Pembunuhan, Polisi Bongkar Cara AS Habisi Ibu dan Saudaranya di Warakas Jakut
Hakim Ketua Vera Yetti Magdalena memutuskan untuk melanjutkan persidangan selanjutnya yang digelar pada 4 November 2021 dengan agenda eksepsi.
Sementara dalam perkara Sudjito dilanjutkan pembacaan Putusan Sela perkara Yudi, dengan agenda keterangan saksi yang dijadwalkan pada 24 November 2021.
Ditemui terpisah, Marihot F Sinaga, mengatakan, alasan pihaknya mengajukan eksepsi karena ada kesalahan terhadap dakwaan JPU.
Baca Juga:
Istri Muda Tewas di Tangan Suami, Polisi Ungkap Kekerasan Brutal di Asahan
“Kita mengajukan eksepsi karena kita keberatan terhadap dakwaan JPU, karena kita anggap ada yang tidak tepat,” kata Marihot.
Ia mengatakan, kliennya Yudi tidak berniat untuk membunuh, tapi hanya ingin melakukan penganiayaan.
“Dia (Yudi) tidak ada niat untuk membunuh, hanya memberi pelajaran saja. Namun, nahas korban meninggal dunia. Jadi kita keberatan dan mengajukan eksepsi,” kata Marihot. [dny]